Penjualan UD Trucks Astra (ASII) Alami Penurunan karena Keterbatasan Unit Euro 4

Business434 Dilihat

Menyesuaikan dengan Standar Emisi, Penjualan UD Trucks Astra (ASII) Menurun

batikbagoes.com Penjualan PT UD Trucks Astra Motor Indonesia mengalami penurunan selama periode Januari hingga Oktober 2023. Penurunan ini terjadi seiring dengan keterbatasan unit Euro 4, khususnya pada jenis truk ringan atau light truck. Data yang dirilis oleh Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatatkan penjualan UD Trucks sebanyak 1.575 unit secara wholesales selama 10 bulan pertama tahun ini. Angka ini menunjukkan penurunan sebesar 3% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, di mana penjualan mencapai 1.624 unit.

Penurunan Penjualan pada Light Truck

Rincian data penjualan menunjukkan penurunan yang signifikan pada light truck sebesar 90,9%, dengan jumlah unit terjual hanya mencapai 30 unit. Sementara itu, penjualan medium truck mengalami penurunan sebesar 20,65%, dengan jumlah unit terjual sebanyak 73 unit. Di sisi lain, penjualan heavy truck mengalami kenaikan sebesar 12,47%, dengan total penjualan mencapai 1.352 unit.

Keterbatasan Unit Euro 4

Christine Arifin, Head of Marketing and Business Development PT UD Trucks Astra Motor Indonesia, menjelaskan bahwa penurunan penjualan pada light truck, terutama model Kuzer, disebabkan oleh keterbatasan unit Euro 4 yang tersedia di pasaran. Hal ini mencerminkan upaya UD Trucks Astra (ASII) untuk menyesuaikan dengan standar emisi yang lebih ketat.

Optimisme pada Penjualan Heavy Truck

Meskipun terjadi penurunan pada light truck, Christine Arifin menyatakan optimisme terhadap penjualan heavy truck. Model Quester, yang termasuk dalam kategori heavy truck, diyakini akan terus mengalami peningkatan hingga akhir tahun 2023.

READ  Belanja Hemat dan Praktis di Singapura dengan QRIS di BRImo