,

Contoh Surat Pernyataan

contoh surat pernyataan

contoh surat pernyataan – Dalam dunia profesional, selalu ada kondisi di mana Anda diharuskan untuk membuat pernyataan. Agar mudah diingat dan memiliki kekuatan hukum, pernyataan tersebut baiknya dibuat secara tertulis. Untuk belajar membuat pernyataan yang benar, beberapa contoh surat pernyataan yang akan dibahas di sini penting untuk disimak.

Jika Anda membuat pernyataan secara lisan, pernyataan tersebut sangat susah dibuktikan, kecuali ada saksi. Sebaliknya, jika dibuat secara tertulis, surat pernyataan bisa disimpan dan dibuka kembali ketika dibutuhkan.

Untuk kebutuhkan pekerjaan, pernyataan selalu dibuat secara tertulis. Kemudian, agar lebih memiliki kekuatan hukum, surat tersebut juga dilengkapi dengan materai.

Apakah Anda masih kesulitan membuat surat pernyataan? Mari kita lihat penjelasan lengkap tentang jenis surat ini dan beberapa contohnya.

Pengertian Contoh Surat Pernyataan

Surat pernyataan adalah jenis surat resmi yang dibuat oleh seseorang atau lembaha untuk menjelaskan bahwa orang tersebut tidak pernah atau pernah melakukan sesuatu.

Pengertian lain juga menyebutkan bahwa surat ini berisi kesanggupan atau kesediaan untuk melakukan sesuatu. Kemudian, hal-hal yang berkaitan dengan risiko akibat kesanggupan tersebut juga disebutkan dalam pernyataan.

Untuk kebutuhan pekerjaan, surat pernyataan harus dibuat di atas kertas segel dan dilengkapi dengan materai.

Karena surat pernyataan biasanya berkaitan dengan aspek hukum, orang-orang yang bisa membuat atau mengeluarkan surat ini adalah mereka yang sudah cukup umur.

Kemudian, jika ada pelanggaran atau pernyataan yang tak sesuai, maka si pembuat surat bisa dituntut sesuai dengan pasal yang berlaku. Oleh karena itu, pembuatan surat ini tidak boleh asal-asalan, ya.

Beberapa lembaga juga sudah menyediakan surat ini dalam bentuk formulir. Jadi, pembuat pernyataan hanya perlu mengisi dan menandatanganinya saja.

Jika sudah ada pernyataan berbentuk form, ini tentu akan memudahkan Anda. Jika belum, Anda harus memahami bagaimana format penulisan surat melalui beberapa contoh surat pernyataan berikut ini.

Manfaat Surat Pernyataan

Setiap jenis surat memiliki manfaat masing-masing. Sebagai dokumen resmi, surat ini juga memiliki banyak kegunaan, baik untuk kehidupan sehari-hari, keperluan dinas, maupun lembaga. Berikut beberapa manfaat surat pernyataan.

 

  1. Manfaat Bagi Pembuat Surat

Surat pernyataan bisa menjadi bukti yang kuat bahwa si pembuat surat benar-benar menyanggupi atau melakukan hal yang ditulis di dalam surat tersebut. Seperti yang disebutkan di atas, surat ini memiliki kekuatan hukum atas kebenaran yang sudah ditulis.

 

  1. Manfaat Bagi Penerima Surat

Penerima surat juga bisa mendapatkan bukti yang valid atas suatu hal yang dinyatakan. Jika suatu saat si pembuat pernyataan melakukan hal yang bertentangan dengan apa yang ditulis, penerima surat bisa menuntutnya.

 

  1. Manfaat Bagi Pihak yang Dinyatakan

Surat pernyataan juga bisa menjadi pengukuhan atas kondisi dari pihak yang dinyatakan. Kondisi ini bisa negatif atau positif bergantung tujuan pembuatannya.

 

Misalnya, Anda ingin mendapatkan pernyataan bebas narkoba dari rumah sakit. Kemudian, Anda pergi ke rumah sakit untuk melakukan tes. Rumah sakit akan membuatkan surat pernyataan bahwa Anda benar-benar bebas narkoba.

Format Surat Pernyataan yang Baik dan Benar

Sebelum menyusun surat pernyataan, Anda wajib mengetahui format penulisannya. Karena perbedaan tujuan, surat resmi ini berbeda dengan jenis surat resmi lainnya. Berikut adalah format penulisat surat pernyataan yang baik dan benar.

  1. Judul Surat Pernyataan

Judul yang dimaksud di sini adalah jenis surat yang ditulis, misalnya surat pernyataan belum menikah, kesanggupan melakukan sesuatu, atau yang lainnya.

 

Tujuan penulisan judul surat pernyataan berdasarkan kategori adalah supaya penerima surat bisa langsung memahami tujuan surat. Jadi, tidak perlu repot-repot mencari ke bagian bawah surat.

  1. Identitas Diri Pembuat Surat

Usai menuliskan jenis surat pernyataan, langsung sampaikan data diri Anda. Jika identitas yang ingin Anda sebutkan jumlahnya banyak, buat dengan daftar. Ini dilakukan supaya lebih enak dibaca dan mudah dipahami.

Karena surat ini memiliki kekuatan hukum, pastikan Anda menuliskan data diri yang benar dan lengkap. Untuk kebutuhan profesional, Anda juga bisa menambahkan kontak yang bisa dihubungi.

  1. Isi Surat Pernyataan

Isi adalan bagian inti dari surat ini. Sesuaikan isi dengan tujuan surat dibuat. Bagian ini juga harus dibuat dengan sejelas dan serapi mungkin. Jika salah atau tidak sesuai dengan fakta, risiko paling fatalnya adalah Anda bisa menerima tuntutan.

  1. Penutup Surat

Penutup surat juga harus ada dalam surat resmi ini. Isinya biasanya tak jauh berbeda dengan surat resmi lainnya, yakni ucapan terima kasih dan penegasan ulang bahwa surat dibuat berdasarkan keadaan yang sebenarnya tanpa ada manipulasi.

  1. Tempat dan Tanggal, Nama Terang, serta Tanda Tangan

Setelah penutup, Anda bisa menuliskan tempat dan tanggal pembuatan surat. Selanjutnya, tuliskan juga nama terang dan tanda tangan.

Untuk kebutuhan tertentu, Anda juga bisa mencantumkan materai. Surat pernyataan bermaterai akan lebih kuat di mata hukum.

Cara Membuat Surat Pernyataan

Untuk membuat surat pernyataan pribadi, Anda membutuhkan pengetahuan yang mendalam tentang surat tersebut. Jika Anda sudah paham pengertian dan manfaat surat ini, selanjutnya Anda bisa masuk ke tahap pembuatannya. Lakukan beberapa hal berikut.

  1. Tentukan Tujuan Surat Pernyataan

Tujuan surat berkaitan dengan kebutuhan. Misalnya, surat pernyataan untuk hutang akan berbeda dengan surat kesanggupan diri. Oleh karena itu, tentukan terlebih dahulu untuk apa surat itu dibuat.

  1. Perhatikan Format Penulisan

Surat pernyataan termasuk surat resmi yang harus ditulis berdasarkan format tertentu. Untuk itu, penting sekali untuk menulis surat pernyataan yang baik dan benar.

Pertama-tama, pastikan ada identitas pihak yang membuat surat pernyataan, hal yang dinyatakan, tanda tangan, serta materai.

Kemudian, sebelum mencetaknya, pastikan tidak ada typo, kesalahan penggunaaan tanda baca, kesalahan kalimat sehingga menimbulkan pemaknaan ganda. Semua hal yang ditulis dalam surat pernyataan harus lugas dan mudah dipahami.

  1. Langsung ke Intinya

Tak perlu bertele-tele dalam menulis surat resmi. Untuk memudahkan pihak penerima surat, buatlah surat pernyataan yang langsung ke inti. Informasi yang termuat di dalam surat harus jelas sehingga bisa tersampaikan dengan baik.

Mulai surat ini dengan identitas diri lalu langsung ke inti yang ingin dinyatakan. Jika surat pernyataan menyangkut banyak hal, susun dengan daftar atau poin-poin agar lebih mudah dipahami.

Contoh Surat Pernyataan Kesanggupan Membayar Hutang

Surat pernyataan terdiri dari berbagai jenis sesuai dengan kebutuhannya. Agar penulisannya tidak salah, Anda bisa menyimak beberapa contoh surat pernyataan berikut ini.

Masalah hutang bisa menjadi sumber petaka apabila tidak segera diselesaikan dengan baik. Supaya si pemberi hutang mendapatkan kejelasan kapan hutang tersebut dibayar, perlu dibuat surat pernyataan bermaterai.

Dengan begitu, apabila orang yang berhutang melanggar pernyataan tersebut, orang tersebut bisa mendapatkan denda atau bahkan hukuman.

Untuk jenis surat ini, cantumkan dengan jelas nominal hutang, tanggal jatuh tempo, dan konsekuensi apa jika orang yang bersangkutan tidak bisa membayar hutang setelah jatuh tempo. Berikut adalah contohnya.

 

SURAT PERNYATAAN

KESANGGUPAN MEMBAYAR HUTANG

 

Saya yang bertanda tangan di bawah ini:

 

Nama: Guretno

No KTP: 33384792800002

Alamat: Jalan Kebon Jeruk Nomor 76, Surakarta

 

Dengan ini menyatakan bahwa akan melakukan pembayaran hutang kepada Saudara Galih Saputra sebesar Rp65.000.000 (enam puluh juta rupiah) pada 20 Januari 2021.

 

Apabila sampai jatuh tempo masih belum bisa mengembalikan pinjaman secara penuh, saya mohon kepada Saudara Galih Saputra untuk bersedia memberikan tambahan waktu selama 30 (tiga puluh) hari.

 

Saya bersedia bertanggung jawab penuh secara hukum apabila dalam jangka waktu tersebut saya masih belum bisa membayar.

 

Demikian surat pernyataan ini saya buat dengan sadar dan tanpa paksaan.

 

Surakarta, 20 Agustus 2020

 

Yang Membuat Pernyataan

 

(materai + tanda tangan)

 

Guretno